Senin, 31 Maret 2008

Pengalaman Pribadi

Semua manusia dilahirkan ke dunia ini dengan segala kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dan kekurangan tersebut akan mengantarkan manusia itu sendiri menghadapi kehidupan yang akan dijalaninya. Kelebihan yang dimiliki manusia terkadang membuat manusia itu akan merasa angkuh menjalani hidupnya. Akan tetapi sebaliknya, rasa kekurangan yang dimiliki manusia tersebut akan membuat manusia merasa tidak nyaman atau lebih kita kenal saat ini dengan istilah "tidak PD". Rasa tidak PD tersebut akan membuat manusia merasa minder dan kecil hati jika ingin melakukan segala sesuatu bahkan bisa-bisa semua itu dijadikan sebuah persoalan hidup. Akan tetapi jika kita dapat dengan tenang menghadapi segala persoalan dalam hidup ini maka kekurangan tersebut akan menjadi sebuah kelebihan yang tidak pernah dikira sebelumnya.
Pada kesempatan kali ini saya akan menuturkan sedikit pengalaman pribadi saya yang membuat saya merasa tidak percaya diri "PD" dalam menjalani kehidupan saya. Sejak dilahirkan alhamdulilah saya berada di lingkungan orang yang beragama. Jadi sejak lulus sekolah dasar (SD) saya melanjutkan pendidikan di pondok pesantren. Sebagai mana yang telah kita ketahui bahwa pendidikan di pondok pesantren itu sangat ketat sekali apalagi dengan peraturannya. Di pondok pesantren antara wanita dan pria itu di pisah. Oleh sebab itu, setelah tamat dari pondok pesantren dan saya menjalani kehidupan di luar pondok pesantren saya merasa canggung atau kurang dalam beradaptasi denga pria. Karena pergaulan di dunia kuliah itu sangat luas antara wanita dan pria. Dalam berorganisasi, belajar di kelas, UKM-UKM dll. Oleh sebab itu saya merasa kurang percaya diri jika berbicara atau berdiskusi secara langsung dengan pria. Padahal dari orang lain kita bisa mendapatkan banyak informasi. Jadi, pada saat kuliah ini saya merasa sedikit terganggu jika harus berkomunikasi langsung dengan lawan jenis.
Akan tetapi, pada saat sekarang saya sudah dapat merubah sedikit demi sedikit sikap introvet saya tehadap lawan jenis. Karena jika terus-menerus saya bersikap seperti itu maka hanya akan mengganggu saya dalam berkuliah. Walau demikian, saya tetap menjaga norma-norma dalam bergaul dengan lawan jenis karena saya tidak ingin terjerumus ke dalam pergaulan yang sangat bebas.

Tidak ada komentar: